Jumat, 24 Agustus 2012

Tugas-1 Autobiografi Randy Adianto Prathama

15 Tahun kehidupan yang telah saya lewati

Keluarga saya
Nama saya Randy Adianto Prathama dan biasa dipanggil Randy. Saya lahir pada tanggal 24 Oktober 1996 dan berumur 15 tahun 9 Bulan. Saya lahir dari kedua orang tua saya, Renalda Siswadi dan Mia Fauzia Andiana Purnamasasi. 

Pada tanggal 24 Oktober 1996 saya lahir di rumah sakit bersalin YPK di Jalan Gereja Theresia No. 22, Jakarta pusat, DKI Jakarta 10350, Indonesia pada tanggal 24 oktober 1996. Saya adalah satu-satunya anak dari orang tua saya yang berarti bahwa saya adalah anak tunggal. Saya adalah keturunan bapak saya yang bersuku sunda dan ibu saya yang bersuku jawa. Sejak saya masih kecil hingga sekarang alamat rumah saya berada di Jalan Haji Abu no. 18 Cipete Selatan, Jakarta Selatan, Jakarta 12410.
Saya baru lahir

3 hari setelah saya lahir
Masa Balita (KB dan TK)

Super"Randy"
Pada saat saya masih balita saya berpostur gembul, gendut, dan lucu. Karena hal tersebut ibu saya sering mendandani saya dengan baju-baju lucu seperti baju Superman, basket, baseball, dan baju-baju lainnya.
Pada umur 2 tahun 6 bulan saya bersekolah di TK Al-Ihsan dekat rumah. Lalu pada umur 3 tahun saya bersekolah di Taman Bermain Kembang di daerah Kemang. Lalu pada umur 4 tahun saya bersekolah di Taman Bermain Kepompong di daerah Bangka. Pada umur 5 tahum saya bersekolah di TK Madania di jalan Prapanca. Di TK Madania, saya tidak pernah masuk ke kelas TK A melainkan langsung ke TK B.
Pada saat TK saya sangat menggemari kegiatan-kegiatan seni dan drama. Saya pernah mengikuti pentas drama theatre “Snow White” dua kali. Pada kali pertama saya mengikuti pentas tersebut saya berperan sebagai pemotong kayu pesuruh Ratu jahat yang membantu snow white kabur dari ratu yang hendak membunuhnya. Sedangkan pada pentas selanjutnya saya berperan sebagai pangeran yang menyelamatkan snow white dari tidurnya yang disebabkan oleh apel beracun. Lucunya pada saat pentas, saya tanpa sengaja mencium snow whitenya di pipi yang padahal pada latian tidak dilakukan. Setelah pementasan tersebut saya merasa malu tetapi senang karena pentas berjalan lancer. Selain itu saya juga pernah mengikuti acara-acara seni TK saya yang waktu itu mendekor kelas bertema Papua dan juga mempentaskan Kisah Ramayana (Rama dan Shinta) 
Ketika pentas drama Rama dan Shinta
Saya dan sepupu saya saat pentas drama Snow White
Di TK Madania, bahasa utama yang digunakan adalah bahasa Inggris mau itu saat berbicara dengan sesame teman maupun guru/staff sekolah. Sedangkan bahasa Indonesia hanya dipakai pada saat pelajaran Bahasa Indonesia. Karena pembiasaan inilah bahasa Inggris merupakan salah satu pelajaran yang saya mahir dan bahasa yang sering saya gunakan sehari-hari.

Masa SD

Saya melanjutkan sekolah saya di SD SBI Madania yang terletak di kompleks telaga kahuripan, Parung-Bogor. Pada saat saya bersekolah di Madania, diperlukan waktu 1,5 jam untuk sampai sekolah di pagi hari dan 2 jam di sore hari untuk pulang karena macetnya lalu lintas. Banyak teman-teman TK saya yang pindah ke SD Madania, tetapi banyak juga yang pindah karena jauhnya SD Madania. Saya merupakan angkatan ke 8 SD Madania.
Pada kelas 1 dan 2 SD kegiatan yang saya lakukan hanya kegiatan sekolah dan ekskul Taekwondo. Pada ekskul tersebut saya hanya mencapai tingkat kuning strip hijau karena saya tidak menyukai dan tidak terlalu berbakat di ekskul tersebut.
Saya bergabung olahraga Baseball pada waktu kelas 3 SD. Awalnya hanya mengikuti ekskul tetapi akhirnya bergabung dengan Garuda Baseball Club atau biasa disingkat Garuda / GBC. Kegiatan olahraga Baseball bertempat di lapangan baseball Pintu 1 Gelora Bung Karno Senayan.
Turnamen pertama yang saya ikuti adalah JLL (Jakarta Little League) pada tingkat minor. Ajang turnamen tersebut dilaksanakan di Sentul City. Lapangan yang dipakai pada turnamen tersebut terletak di Sentul City bukan di Senayan adalah karena penyelenggaranya adalah JJS (Jakarta Japan School) dan lapangan baseball yang biasa mereka pakai terletak di Sentul City. Pada saat itu saya bergabung dengan tim Garuda Hitam. Walaupun hasil tim tidak maksimal tetapi itulah pengalaman bermain pertama saya.
Tim Garuda Hitam
Pertama kali saya bertanding di turnamen luar negeri adalah pada saat kelas 4 SD ke Singapura. Turnamen tersebut bernama “The 3rd South Asia Boys Nankyu Baseball Championship” dan saya mewakili club Garuda serta Indonesia. Saya mendapat piala “The Best Pitcher” di tim saya dan saya sangat senang karena di turnamen itulah juga pertama kali saya menjadi Pitcher.
Latihan pitching saat turnamen Nankyu

Selain pada turnamen-turnamen tersebut, saya juga mengikuti turnamen-turnamen lainnya yang diselenggarakan tahun ke tahun seperti JYBA (Jakarta Youth Baseball Association) tournament yang diselenggarakan di JIS (Jakarta International School), TP (Turnamen Pelajar) yaitu turnamen antar sekolah, turnamen-turnamen baseball kecil, dan turnamen-turnamen yang diselenggarakan di luar negeri seperti Seaybst Philipines, Pony, dan Nankyu Singapura. Lucunya pada saat opening turnamen pelajar, saya biasa menyanyikan lagu Indonesia raya.
Menyanyikan lagu Indonesia Raya di opening TP
Saat saya di kelas 4, saya mengikuti Choir (Paduan suara) SD Madania dan tampil di beberapa acara termasuk choir di Madania concert. Choir kami menyanyikan lagu Bohemian Rhapsody yang dipopulerkan Queen.
Pada saat saya kelas lima, SD SBI Madania merubah namanya menjadi SD Madania PIS.
Pada saat saya kelas lima saya sering berkegiatan seni dibidang Band sebagai vokalis. Pada festival Marsoed band SD Madania memenangkan juara Favorit dengan membawakan dua lagu yaitu Starlight – Muse dan Kau dan aku – Nidji, serta sering juga tampil di acara-acara sekolah saya. Di SD saya terdapat ruang latian band dilengkapi sound system, komputer pengedit/perekam lagu, dan fasilitas Band seperti gitar, mic, drum, bass, dan keyboard, serta terdapat guru pelajaran bandnya tersendiri sehingga Madania berubah nama menjadi Madania PIS (Progressive International School). memudahkan latian dan pengajaran lagu-lagu.
Pada kelas 5 SD saya pernah menjadi juara dua lomba Geotopia Day. Geotopia Day adalah lomba membuat Negara impian yang diperlombakan dan dilihat dari segi kreativitas sang pembuat Negara. Negara tersebut harus mempunyai sistem, bentuk, dan tata pemerintahan, bendera Negara, budaya dan seni Negara, letak geografis dan bentuk Negara, dan lainnya. Negara yang saya buat bernama Aboriginal Country, terletak di selatan Benua Australia. Kompetisi dibagi menjadi 2 tahap yaitu tahap kelas yang hanya dilombakan antar kelas. Jika lolos akan dilanjutkan ke tahap selanjutnya yaitu tahap kompetisi satu angkatan yang disaksikan oleh satu angkatan. Setelah kerja keras saya, ternyata akhirnya saya menjadi juara 2 lomba Geotopia Day. Saya sangat gembira waktu itu karena Geotopia Day merupakan kerja keras saya sendiri.
Juga pada kelas 5 saya memenangkan lomba science di sekolah saya. Lomba Science tersebut merupakan lomba yang mengharuskan saya membuat alat-alat Fisika / percobaan-percobaan Fisika. Lalu saya harus mempresentasikannya di depan teman-teman dan guru. Saya sangat bangga karena saya bisa membuat percobaan yang disukai teman-teman dan guru.
Pada saat saya kelas 6 saya tetap melanjutkan Band saya yang akhirnya tampil pada berbagai acara termasuk Music day dan Graduation day SD Madania.
Pada kelas 6 saya mulai serius pada pelajaran karena ada UN dan saya juga harus mencari SMP baru di Jakarta karena jauhnya SMP Madania. Setelah belajar dengan susah payah, Alhamdullilah saya lulus UN dengan nilai baik dan angkatan saya lulus 100 %.

Masa SMP

Sebelum di terima di SMP Labschool Kebayoran, saya sempat melakukan tes penerimaan siswa di beberapa sekolah. Tes pertama yang saya lakukan adalah di SMP Tirta Marta yang terletak di daerah Terogong, Pondok Indah dan saya diterima. Lalu saya melakukan tes lagi di SMP Pangudi Luhur dan saya juga diterima. Lalu saya melakukan lagi tes di SMP Al-Azhar Pusat dan saya juga diterima. Ketika saya tes dan diterima di SMP Labschool Kebayoran, saya sudah terlanjur membayar setengah uang pendaftaran masuk SMP Al-Azhar Pusat sehingga kami harus merelakan uang yang telah kami bayar ke Al-Azhar.
Akhirnya saya memilih menjadi pelajar SMP Labschool Kebayoran yang terletak di jalan K.H. Ahmad Dahlan no.14, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Alasan pertama saya ingin masuk SMP Labsky adalah karena SMP Labsky adalah salah satu SMP terbaik di Jakarta dank arena SMP Madania PIS sangat jauh.
Saya mencium piala juara 3 PONY league
MOS SMP Labsky merupakan sebuah kenangan yang tak terlupakan karena pada saat SD saya belum pernah di didik secara disiplin, harus menyiapkan banyak barang yang sangat merepotkan seperti nametag, makanan, serta berambut botak/pendek. Tak kusangka ternyata MOS merupakan kenangan yang seru karena itulah permulaan saya berkenalan dengan teman-teman baru di Labsky. 
Di SMP saya tetap melanjutkan Baseball baik mengikuti turnamen dalam negeri maupun luar seperti Seaybst Jakarta dan PONY Philipines.
Pada kelas 7 saya memasuki kelas 7D. Nama kelas kami adalah ho7Dog. Pada kelas 7 awalnya saya agak takut jika teman-teman saya tidak akan menerima saya dengan baik, tetapi ternyata anak-anak SMP Labsky sangat friendly. Pada kelas 7 selain MOS terdapat kegiatan KALAM (Pesantren Kilat) dan AKTUAL (Field Trip).ulaan saya berteman dengan teman-teman saya di Labsky.
Kelas 8, saya masuk ke kelas 8C. Nama kelas 8C adalah Fli8Ckr karena tema angkatan saya waktu itu merupakan internet. Pada kelas 8, kegiatan wajib yang harus dilaksanakan merupakan BIMENSI (Bina mental siswa). Saya dan teman-teman harus menginap di Akademi Polisi Lido dan belajar disiplin serta aktivitas-akvitas yang dilakukan di akademi Polisi.
Kelas vuvu9Ela
Pada saat saya kelas 9 saya masuk ke kelas 9E atau biasa disebut Vuvu9Ela. Awal nama “Vuvu9Ela” adalah karena kelas saya mendapat tema nama kelas berdasarkan benua Afrika. Akhirnya kelas saya menamakan kelas berdasarkan terompet dari Afrika Selatan yang terkenal sangat kontroversial saat Piala Dunia 2012, yaitu Vuvuzela.
Pada kelas 9 juga nama angkatan kita yaitu angkatan 8 akhirnya terbentuk, “SCAVOLENDRA TALVOREIGHT”. Angkatan saya di ketuai oleh Bayu yang kebetulan di SMA juga menjadi ketua angkatan. Sebelum persiapan untuk UN, angkatan kami membuat acara “To UN” yaitu acara menginap dan sharing angkatan kami yang dilaksanakan di Puncak.
Pada saat kelas 9, kegiatan kebanyakan yang saya lakukan merupakan belajar persiapan untuk UN dan UAS di akhir tahun serta mencari SMA yang saya inginkan.

Masa SMA

Saya masuk SMA Labschool Kebayoran bukan melalui jalur tes, melainkan Jalur Khusus (Jasus) yang menggunakan raport dan wawancara. Pada saat itu rata-rata raport saya semua diatas 80 sehingga saya memenuhi syarat masuk SMA Labsky. Pada saat tes wawancara, saya diwawancarai oleh Pak Tanto. Alhamdulillah saya lulus tes Jasus dan masuk diterima di SMA Labschool Kebayoran.
Kelas XC 
Pada saat masuk Labsky, ternyata mayoritas anak yang memasuki SMA Labschool Kebayoran  merupakan siswa siswi SMP Labschool Kebayoran sehingga sangat mudah bagi saya beradaptasi dengan cara belajar, aturan, budaya, dan teman-teman di lingkungan SMA Labsky. Di Labsky saya mendapat banyak pengalaman baru termasuk mengikuti kegiatan-kegiatan wajib sekolah seperti MOS (Masa Orientasi Siswa), Pilar, TO (Trip Observasi), Study Tour, dan Bintama.
Kebetulan saya masuk ke kelas 10C. Kelas tersebut sangat kompak dan anak-anaknya sangat baik. Terkadang karena terlalu kompak kelas saya suka terkena masalah. Tetapi karena hal tersebut kelas XC menjadi unik dan berbeda dengan kelas lainnya.
Tim TP Labschool Kebayoran
Di SMA Labsky saya dan teman-teman saya membuat tim untuk ajang Turnamen Pelajar (TP) seperti saat saya di SMP. Isi tim berupa anak-anak kelas 2 dan kelas 1 SMA. Pada turnamen ini, kami nyaris mendapat posisi ranking tetapi sayangnya tim baseball SMA Labsky kalah di pertandingan melawan SMA 6 dan SMA Laurensia.
Beberapa bulan kemudian saya mengikuti kembali turnamen yang dilaksanakan di singapura. Turnamen tersebut merupakan ‘Turkey Tourney Baseball Tournament’ mewakili klub Garuda dan Indonesia. Turnamen ini dilaksanakan di lapangan baseball SAS (Singapore American School). Lawan yang harus kita hadapi merupakan 2 tim America-Singapore, 1 team Singapore, dan 1 team Indonesia dari Bandung yang bernama Rusa Hitam. Kami mendapat Juara 3 pada turnamen ini.
Setelah pulang dari luar negeri ternyata saya harus mengikuti kegiatan TO (Trip Observasi). Pada kegiatan Pra TO, dipilihlah ketua angkatan 11 dan akhirnya Bayu, Maga, dan Abon terpilih. Dan nama Dasa Eka Cakra Bayangkara atau “Dasecakra” pun menjadi nama angkatan saya.Pada semester 2 selain belajar saya mengikuti kegiatan Study Tour (field trip) yang dilaksanakan di Bandung. 
Tim Tourkey Tourney
Saat Study tour di Bandung 
Beberapa bulan setelah Study Tour saya mengikuti satu turnamen Baseball diluar negeri yaitu turnamen baseball South East Asia Youth Baseball Softball Tournament 2012 yang diselenggarakan di kota Perth, Australia. Turnamen ini merupakan salah satu turnamen yang tak akan terlupakan karena turnamen ini dilaksanakan di kota Perth, Australia. Kota ini termasuk salah satu kota yang terkenal di Australia dan uniknya kota ini adalah pada saat kunjungan saya, Matahari terang benerang menyinari tetapi cuacanya dingin berangin sehingga panas tidak terasa. Juga pada jam 9 malam lewat banyak toko dan restoran sudah tutup sehingga jalanan kosong dan sepi. Lebih lucunya lagi, banyak orang Indonesia tinggal di Perth sehingga terdapat beberapa restoran Indonesia yang salah satunya restoran Padang yang saya kunjungi bernama Indonesia Indah. Pada turnamen ini sayangnya tim saya tidak mendapat ranking tetapi kami medapat pengalaman yang sangat berharga.
Tim Seaybst di kota Fremantle dekat kota Perth, Australia
Ketika saya balik dari Australia, ternyata ada kegiatan Bintama di grup – 1 Kopassus Serang, Banten dan saya harus menyusul teman-teman saya yang sudah sehari duluan di Serang. Ternyata tanpa saya sadari sebelumnya, latian di Kopassus sangat keras dan melelahkan, apalagi ditambah dengan kelelahan yang sudah saya bawa dari Perth. Tetapi karena kegiatan ini saya lakukan dengan teman-teman sehingga saya dapat menjalankan kegiatan Bintama dengan baik.
XI IPS 2
Kelas 10 pun cepat berlalu dan Alhamdullilah saya naik kelas. Sekarang saya menduduki kelas 2 IPS 2 SMA Labschool Kebayoran.


















Tidak ada komentar:

Poskan Komentar