Senin, 27 Agustus 2012

Tugas 1 - Autobiografi Naila Rana Andira


MASA KECIL

Saya dilahirkan pada hari Senin tanggal 1 April 1996 jam 08.29 pagi di Rumah Sakit YPK.  Saya dilahirkan dari ayah bernama Teddy Yunirman Danas dan ibu Ira Purwarni Kartika. Saya adalah anak pertama dari empat bersaudara. Saat itu ibu saya melahirkan dikamar no 1.  Saya adalah cucu pertama dari keluarga ibu saya.
berenang saat masih kecil

Saya mulai bisa berjalan ketika berumur 8 bulan, sedangkan untuk berbicara ketika sudah 1 tahun.  Awalnya saya dan orangtua saya tinggal di  kompleks perumahan Bank Bapindo . Dua setengah tahun kemudian, saya mempunyai adik perempuan yang diberi nama Naura Nadira Az-Zahra. Adik perempuan saya lahir pada 11 November 1998. Saat adik saya lahir, kami pindah ke rumah yang lebih besar di Bintaro. Rumah ini berada dipinggiran Bintaro sehingga tidak banyak orang yang tahu.
bersama adik perempuan di Kebun Raya Bogor

Saat berumur 3 tahun saya masuk ke Kelompok Bermain An-Nissaa. Saat itu pertama kalinya saya merasakan berada disekolah. Setelah itu saya melanjutkan taman kanak-kanak ditempat yang sama. Saat berada di TK banyak hal menyenangkan yang saya dan teman-teman saya lakukan. Seperti, setiap tahun selalu ada pentas akhir tahun yang menampilkan kami didepan orangtua kami. Saat TK adalah salah satu masa-masa ketika kita tidak memikirkan apa yang akan dilakukan disekolah keesokan hari karena tidak ada beban.
bersama om, tante, dan sepupu-sepupu di Dufan


MASA SD

Saat berumur 6 tahun saya mulai memasuki sekolah dasar ditempat yang sama. Saat SD pikiran saya adalah akan banyak PR, tetapi ternyata tidak. Justru pada SD awal-awal seperi kelas 1 dan 2 saya merasa bahwa belum terlalu serius. Saat saya masih di TK ayah dan ibu saya melaksanakan kegiatan haji, tidak lama setelahnya saat saya kelas 1 SD, saya mempunyai adik laki-laki yang akhirnya diberi nama Nadhif Muhammad Al-Ghifari. Adik saya lahir pada tanggal 16 Desember 2002.
saya saat SD memakai baju adat Korea

Saat memasuki kelas 3 SD saya mulai merasakan rasanya di Sekolah Dasar karena mulai dimasukkan pelajaran IPA dan IPS. Sejak kelas 3 SD rasanya pertemanan di SD menjadi semakin menyenangkan karena kami merasa lebih dekat karena murid seangkatan yang tidak terlalu banyak.
saya dan keluarga di Gunung Bromo

Saat kelas 5 SD ayah saya dipindahkam oleh kantornya ke Pekanbaru. Tetapi, karena ingin masih bersekolah di Jakarta, tidak ada yang ikut bersama ayah saya ke Pekanbaru. Di Pekanbaru cuacanya sangat panas karena berada diwilayah yang terdapat banyak minyak. Disana kotanya juga sangat kecil yang hanya terdiri dari beberapa jalan-jalan besar .  Disana juga orang-orangnya juga sangat menyukai memakan ayam goreng cepat saji yang terdapat di pusat perbelanjaan. Sedangkan, radio-radio disana masih menggunakan bahasa melayu karena kebanyakan orangnya adalah orang melayu seperti yang ada di Malaysia, beberapa memang orang Padang atau orang Batak.
saya dan teman SD

Pada tahun ini juga, kami sekeluarga dan kakek nenek dari ibu saya pergi ke Malaysia, Hong Kong dan Shenzhen. Di Malaysia kami menaiki gedung kembar tertinggi didunia yaitu Petronas Twin Tower. Kami menaiki hingga jembatannya yang berada di sekitar lantai 40-an. Kemudian di Hong Kong kami masuk ke Hong Kong Disneyland. Walaupun disana sedang musim dingin, tetapi mataharinya panas sehingga disana kami merasa agak nyaman. Kemudian, di Shenzhen kami masuk ke Windows Of The World, yaitu suatu tempat dimana menampung miniatur-miniatur landscape-landscape terkenal didunia, seperti Eiffel Tower, Big Ben, Pisa Tower, Piramid dan sebagainya. Disana juga ada tempat seperti taman mininya Cina dimana terdapat hal-hal yang terkenal dari Cina.
saya dan keluarga saya di Hong Kong Disneyland

Saat kelas 6 SD saya masih tidak tahu harus masuk SMP mana, sehingga saya mencoba kebeberapa sekolah.  Awalnya saya ingin masuk ke SMP Al-Izhar dan sudah diterima, tetapi kemudia saya lepaskan. Setelah saya melepas Al-Izhar saya kemudia sangat ingin masuk SMP Labschool Kebayoran. Saat mengerjakan tesnya saya merasa tidak bisa, tetapi akhirnya saya diterima juga.
Saat kelas 6 SD saya dan keluarga saya melaksanakan kegiatan umroh setelah saya melaksanakan UASBN. Disana kami sekelurga dapat merasakan bagaimana sholat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi serta melihat Ka’Bah secara langsung. Disana kam melaksanakan semua hal yang diwajibkan pada kegiatan umroh.  Setelah saya pulang umroh ada latihan untuk pentas yang dilakukan karena kita semua telah lulus SD.
saya dan keluarga saya di Sumatra Barat



MASA SMP

Setelah saya lulus SD saya melanjutkan SMP di Labschool Kebayoran. Disana, saya pertama kali merasakan apa itu mos atau masa orientasi siswa. Saat itu kami harus menguncir rambut menjadi 6, membuat tas sendiri hingga membawa makanan sesuai dengan perintah yang disuruh oleh OSIS. Saat itu saya masuk kelas 7C bersama beberapa teman yang sekarang masih satu angkatan atau satu kelas lagi. Saat-saat kelas 7 adalah saat-saat saya masih sangat mematuhi apa kata kakak kelas dan saat-saat kita sekelas sangat senang melakukan hal yang aneh-aneh dan berfoto. Saat kelas 7, banyak kegiatan sekolah yang saya lakukan seperti mos, kalam dan LDKS. Saat itu saya tidak berminat menjadi OSIS atau MPK sehingga saya tidak melanjutkan ke tahap selanjutnya. Saat refleksi kelas 7 rasanya sangat sedih karena kita akan berpisah dan banyak kejadian yang tak terlupakan.
saya dan teman-teman di 7C

Saat kelas 8, saya masuk kekelas 8B bersama beberapa teman 7C dan teman-teman dari kelas lain. Saat kelas 8 banyak hal-hal menyenangkan yang saya dan teman-teman lakukan. Banyak tugas yang tidak terlupakan, saat kamu membuat film pendek sendiri.  Saat kelas 8 kami juga melaksanakan kegiatan Bimensi yaitu dimana kami semua dibina oleh polisi.
Pada tahun ini kami sekeluarga ke Yogyakarta. Disana kami menonton drama di Candi Prambanan yang terkenal itu.
saya dan Aza saat kelas 8

Saat kelas 9 adalah tahun terakhir saya di SMP Labschool Kebayoran. Pada tahun ini saya berusaha untuk mendapatkan Nem dan SMA terbaik, agar memudahkan dalam memasuki jenjang berikutnya. Pada tahun ini kami mengulang-ulang apa yang sudah kami pelajari selama SMP. Dan hasil dari kerja keras kami akan terbayar diakhir.
Beberapa hari sebelum saya dan teman-teman saya melaksanakan farewell, saya dan keluarga saya ke Singapura sehingga saya terpaksa pulang duluan sebelum keluarga saya.
saya bersama beberapa teman saya saat kelas 9


MASA SMA

Kemudian, saya melanjutkan di SMA Labschool Kebayoran. Masuk SMA, banyak teman-teman yang sudah saya kenal di SMP dulu, tapi banyak juga yang baru saya kenal disini.  Lingkungan sekitar SMA, juga sudah saya kenal karena tidak berbeda jauh dengan SMP dulu. Kelas X, saya masuk kelas XC. Pada tahun ini kami semua mengikuti banyak hal seperti MOS, Pilar, Pra-TO, TO dan Bintama. Menurut saya, yang paling mengesankan adalah TO dan Bintama. Di TO, kebersamaan kami menjadi 1 angkatan sangat terbentuk, sedangkan pada Bintama kebersamaan kami diuji oleh kopassus.
saya dan teman-teman di XC

Di TO, kami dapat mengenal secara langsung desa tempat kami tinggal. Disini banyak hal yang dilakukan seperti PKD dan PPD. Dimana, kelompok saya masuk ke lima besar PPD. Ada juga penjelajahan yang menurut saya paling mengesankan. Sedangkan, pada bintama banyak hal yang mengsankan. Karena pada awalnya kami tidak mengenal dan takut kedapa para kopssus itu, tetapi setelah 6 hari, kami merasa bahwa mereka sangat baik.
saya dan XC saat Bintama

Pada kelas 10, saya juga kedatangan adik laki-laki baru yang dinamakan Nazmi. Dia lahir di Rumah Sakit Pondok Inda, tidak seperti kami semua yang lahir di Rumah Sakit YPK. Dia lahir pada tanggal 9 September 2011. Tetapi, adik saya mempunyai badan yang kecil dan kelainan pada jantungnya sehingga adik saya meninggal dua minggu kemudian, pada tanggal 21 Sepetember 2011. Adik saya yang laki-laki sangat sedih karena sangat ingin mempunyai adik laki-laki untuk diajak main.
Pada kelas 10 saya mengikuti Misi Budaya ke Eropa. Pada kali ini kami mengikuti Büyükçekmece Fesival di Turki. Latihannya memang capek, tapi semua terbayar ketika kami semua memangi Best Female Dancer disana. Disana kami menarikan 7 tarian dan 1 tarian untuk lombanya. Tim saya, yaitu tim a menarikan nandak ganjen, lontar dan soya-soya. Sedangkan tim b menarikan tokecang, piring dan tifa. Sedangkan, kami semua juga menarikan saman. Disana kami juga dapat berkenalan dengan teman-teman dari Negara lain seperti Turki, Ukraina, Brazil, Thailand dan sebagainya.
saya dan teman-teman misi budaya diturki

Setelah selesai melaksanan festival, kami pergi ke beberapa Negara di Eropa Barat. Tujuan pertama kami adalah ke Paris, Prancis. Disana kami mengunjungi beberapa monumen terkenal seperti Eiffel Tower, Louvre Museum, Arc De Triomphe dan lainnya. Disana kami juga masuk ke Euro Disneyland yang terletak diluar kota Paris. Disana kami juga pergi kebeberapa tempat perbelanjaan terkenal seperti jalan Champs Elysees dan Galery Lafayette. Selanjutnya kami melanjutkan ke Amsterdam, Belanda. Sebelumnya kami singgah dulu di Brussels, Belgia. Selanjutnya perjalanan kami diteruskan ke Jerman. Kami singgal di Köln dan Frankfurt. Saya berharap suatu hari nanti saya juga dapat pergi ke München, Berlin dan Hamburg, terutama München. Lalu selanjutnya kami juga ke Zurich, Swiss dan Milan dan Venesia dia Italia.
saya dan teman-teman misi budaya di Gunung Titlis

Kelas 11, saya masuk jurusan IPA. Saya masuk kekelas XI IPA 2. Disini saya bertemu dengan beberapa teman SMP saya yang tidak sekelas ketika kelas 10, teman saya di kelas 10 dan beberapa yang belum terlalu dekat.
Saat liburan lebaran kemarin, kami sekeluarga berkesempatan pergi ke Beijing, Cina. Disana kami mengunjungi monumen-monumen dan bangunan-bangunan terkenal di Beijing seperti tembok besar Cina, Summer Palace, Temple of Heaven, Forbidden City dan Beijing Zoo untuk melihat Giant Panda.
saya dan keluarga saya di Tembok Besar Cina

Setelah 16 tahun hidup saya banyak hal yang telah saya lakukan dan banyak hal yang masih harus saya perbaiki untuk mendapatkan kesuksesan di masa depan. Pada masa depan saya berkeinginan untuk masuk ke jurusan desain industri di Jerman atau ITB. Saya juga ingin membahagiakan orang tua saya.




1 komentar:

  1. Perhatikan pendapat Naila berikut ini:
    "Menurut saya, yang paling mengesankan (dari kegiatan di SMA Labsky) adalah TO (Trip Observasi) dan Bintama. Di TO, kebersamaan kami menjadi 1 angkatan sangat terbentuk, sedangkan pada Bintama kebersamaan kami diuji oleh Kopassus."

    Ini pendapat luar biasa yang harus dibaca oleh pimpinan SMA Labschool, Badan Pengelola Sekolah (BPS) maupun pihak Yayasan UNJ. Bahwa TO dan Bintama itu berkaitan: yang pertama sebagai unsur pembentuk dan yang terakhir sebagai unsur penguji.

    Saya setuju sekali dengan pemikiran yang luar biasa ini.

    BalasHapus