Senin, 20 Agustus 2012

Perkembangan Liga Olahraga Terpopuler di Amerika Serikat


1920

Liga American football professional terbesar di dunia didirikan pada tahun 1920 di kota Canton, Ohio. Saat didirikan, liga ini menggunakan nama American Professional Football Association (APFA). Pada awalnya liga ini hanya terdiri dari sebelas tim.
APFA kemudian mengubah namanya menjadi National Football League (NFL) pada tahun 1922. NFL di tahun 1920-an masih merupakan liga yang tidak terkenal dibandingkan dengan liga olahraga lainnya seperti baseball dan tinju.

1930

Berkat sebuah pertandingan nasional tahunan yang mulai diadakan pada tahun 1933, dan Red Grange, seorang pemain American football yang legendaris, mulai bermain di NFL, kepopuleran NFL naik drastis. Pada tahun 1934, hampir semua tim NFL sudah pindah ke kota-kota besar. Tetapi, pada masa itu, NFL masih kalah jauh dibanding dengan liga American football di perkuliahan.
Liga profesional mulai menyaingi liga kuliah saat diadakan draft pertama di NFL. Draft ini adalah sistem yang dibuat agar pemain di liga kuliah yang sudah selesai kuliahnya dapat langsung memasuki liga profesional. Akibat dari draft, tim-tim NFL banyak mendapatkan pemain-pemain yang bagus,  seperi Don Hutson, Sammy Baugh, Cliff Battles, dan Tony Canadeo, sehingga NFL mulai menarik banyak penonton dari seluruh Amerika Serikat. Tetapi The Great Depression pada tahun 1930an dan perang dunia kedua menimbulkan kerugian yang besar bagi NFL. Banyak pemain-pemain hebat yang setelah perang dunia kedua, tidak bisa bermain untuk NFL lagi.
Setelah perang dunia kedua, National Collegiate Athletic Association(NCAA), organisasi yang mengatur liga olahraga di perkuliahan Amerika Serikat, memberlakukan aturan baru yaitu setiap tim dapat mensubstitusikan pemainnya dengan bebas dan berkali-kali selama permainan belum mulai. Aturan ini akhirnya diberlakukan juga di NFL, dan akibatnya setiap tim membuat dua kelompok pemain, satu kelompok untuk giliran menyerang dan satu kelompok lagi bermain pada saat giliran bertahan.

1940

Pada tahun 1946, National Football League menemukan saingannya, yaitu AAFC (All-American Football Conference). Liga baru ini mengandung franchise-franchise yang masih ada hingga hari ini seperti San Francisco 49ers, Baltimore Colts, dan Cleveland Browns. Tim paling berdominasi di liga itu pada masa itu adalah Cleveland Browns, yang dilatih oleh Paul Brown.
Walaupun pemain-pemain NFL di posisi quarterback banyak yang berbakat, persentase operan yang berhasil rata-rata hanya sekitar 50 persen. Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh strategi pass-blocking yang pada masa itu masih sederhana. Paul Brown mengubah semua itu. Paul Brown menerapkan sistem pass-blocking yang mengubah secara drastis permainan American football. Sistem Paul Brown membuat linemen membentuk sebuah mangkok di sekeliling quarterback untuk melindunginya. Akibat dari sistem ini, quarterback mendapatkan sebuah zona aman berbentuk lingkaran yang disebut dengan pocket, dan waktu quarterback untuk melempar bola bertambah. Dengan menggunakan strategi ini, Cleveland Browns yang dipimpin oleh Paul Brown bermain di final nasional AAFC selama 4 tahun berturut-turut dari tahun 1946 sampai dengan tahun 1949.

1950

Pada tahun-tahun 1950-an, setelah AAFC diberhentikan, 3 tim dari AAFC, yaitu Cleveland Browns, San Francisco 49ers, dan Baltimore Colts bergabung ke dalam liga NFL. Pemain-pemain hebat dari masa 1950-an seperti Norm Van Brocklin, Y. A. Tittle, Johnny Unitas, Tom Fears, Jim Brown, Tom Landry, Frank Gifford, dan Ray Nitschke semua membantu membuat American football professional menjadi olahraga yang besar. Penayangan pertandingan di televisi nasional oleh Columbia Broadcasting System (CBS) juga membuat NFL menjadi populer. Pertandingan final nasional NFL di kota New York pada tahun 1958, pertandingan yang sering diingat sebagai pertandingan paling penting di sejarah NFL, menarik jumlah penonton yang luar biasa banyak dibandingkan dengan acara televisi lain pada masa itu.

1960

Vince Lombardi, orang yang namanya dipakai untuk menamakan piala Super Bowl, (Piala Lombardi) mulai terlihat kehebatannya pada era 1960-an. Vince Lombardi sangat memotivasi timnya, yaitu Green Bay Packers, sehingga Green Bay Packers memenangkan final NFL pada tahun 1961, 1962, dan juga 1965.
Seseorang pebisnis dari Texas, bernama Lamar Hunt, melihat kesuksesan NFL secara finansial dan bertekad untuk membangun liga yang mampu sukses seperti NFL. Beliau lalu mendirikan liga profesional American football baru yang terpisah dengan NFL bernama American Football League (AFL). Tim-tim yang berasal dari liga AFL antara lain adalah Houston Oilers, Kansas City Chiefs, Oakland Raiders, dan New York Jets.
Persaingan antara NFL dan AFL menyebabkan hampir turunnya American football sebagai olahraga paling populer di negara Amerika Serikat. Oleh sebab itu, pada tahun 1966, NFL dan AFL setuju untuk bergabung menjadi satu liga NFL. NFL kemudian dibagi menjadi dua bagian atau conference, menjadi National Football Conference (NFC) dan American Football Conference (AFC). American Football Conference terdiri dari tim-tim baru yang berasal dari AFL dan bergabung dengan liga NFL. Sedangkan, National Football Conference terdiri dari tim-tim yang sebelumnya sudah ada di liga NFL. Kedua conference ini bertanding selama satu musim, dan tim yang terbaik dari kedua conference setiap tahunnya akan bertanding di pertandingan yang pada saat itu dinamakan AFL-NFL World Championship Game. Pertandingan tersebut, yang akhirnya dinamakan Super Bowl, sampai sekarang adalah acara olahraga terpopuler yang ditayangkan di televisi Amerika Serikat. Super Bowl pertama, atau Super Bowl I, yang diadakan pada bulan Januari 1967, dimenangkan oleh tim Green Bay Packers yang dipimpin oleh pelatih Vince Lombardi. Tim Green Bay Packers ini memenangkan Super Bowl pertama dengan skor 35 – 10 terhadap tim Kansas City Chiefs. Green Bay Packers kembali lagi tahun berikutnya ke Super Bowl II dan mengalahkan tim Oakland Raiders untuk membawa pulang piala Lombardi. Super Bowl berikutnya dimenangkan oleh tim New York Jets yang mengalahkan tim Baltimore Colts pada tahun 1969.

1970

Permainan offense NFL pada tahun 1970-an mengalami kesusahan karena adanya strategi defense yang lebih rumit. Pelatih-pelatih yang membuat strategi-strategi defense yang rumit ini yang paling terkenal adalah pelatih Don Shula dari tim Miami Dolphins, Tom Landry dari tim Dallas Cowboys, dan Chucuk Noll dari tim Pittsburgh Steelers. Strategi-strategi mereka menutup jalur passing sehingga tim-tim lain hanya bisa mengandalkan running. Tim-tim dengan defense yang bagus pada zaman ini mendapatkan julukan-julukan yang unik seperti Minnesota Vikings’ Purple Eaters, The Doomsday Defense of the Dallas Cowboys, The Steelers’ Steel Curtain, dan The Los Angeles Rams’ Fearsome Foursome. Pada tahun 1972, tim Miami Dolphins, dengan defense yang kuat dan offense yang bagus, menyelesaikan seasonnya dengan rekor 14 kali menang dan 0 kali kalah. Tim Miami Dolphins tahun 1972 menjadi tim pertama dari dua tim NFL sepanjang masa yang menyelesaikan seasonnya tanpa satupun kekalahan.
Dalam usaha menarik penonton lebih banyak, pengurus NFL menetapkan aturan yang mengakibatkan lebih banyak passing jauh. Selain membuat permainan NFL menjadi lebih menarik, aturan yang ditetapkan juga membuat running setiap tim mengalami kemajuan. Untuk pertama kalinya di sejarah NFL, pada tahun 1972, sepuluh running-back mendapatkan 1000 atau lebih yard rushing.
Quarterback baru seperti Roger Staubach dari tim Dallas Cowboys dan Terry Bradshaw dari tim Pittsburgh Steelers cepat terkenal karena kemampuan mereka passing dengan akurasi yang sangat bagus. Akibat dari kehebatan mereka berdua, terjadi persaingan yang sangat tinggi antara kedua tim mereka. Pittsburgh Steelers memangkan Super Bowl pada tahun 1975, 1976, 1979, 1980, sedangkan Super Bowl 1978 dimenangkan Dallas Cowboys. Kemenangan Pittsburgh Steelers atas Dallas Cowboys pada tahun 1979 sering dianggap sebagai pertandingan paling berkesan dalam sejarah NFL.
Televisi tetap menjadi salah satu faktor utama kesuksesan NFL. Pada tahun 1970 American Broadcast Company (ABC) menciptakan program “Monday Night Football” yang menggabungkan permainan American Football dengan entertainment. Acara ini langsung sukses dan pemain-pemain NFL yang sudah pensiun menjadi pembawa acaranya.

1980

Tim San Francisco 49ers adalah tim yang paling dominan pada zaman 1980-an. Tim ini memenangkan 4 Super Bowl di antara tahun 1980-1990 (1982, 1985, 1989, 1990). San Francisco 49ers dipimpin oleh quarterback Joe Montana. Target utama Joe Montana adalah receiver Jerry Rice, yang pada akhirnya memegang gelar NFL untuk Touchdown receiving paling banyak sepanjang sejarah NFL. Beberapa tim hebat lain pada masa ini adalah tim Chicago Bears, Oakland Raiders, dan Washington Redskins.
Di pertengahan 1980-an, sebuah posisi pemain defense baru diciptakan. Sebuah posisi bernama rush – linebacker muncul dengan satu tujuan: memberi tekanan kepada quarterback musuh. Lawrence Taylor dari tim New York Giants dianggap pemain terbaik yang pernah bermain di posisi ini. Karena Lawrence Taylor, New York Giants memenangkan Super Bowl tahun 1987.
Pada tahun 1989, karena masalah hukum, NFL mulai memperbolehkan mahasiswa yang sudah menjalankan tahun ketiganya di kuliah, untuk langsung bermain di NFL. Akibat dari ini, banyak pemain-pemain NFL yang menjadi profesional sebelum menyelesaikan kuliahnya.

1990

Di awal dekad 1990an, quarterback Jim Kelly dan running back Thurman Thomas membawa tim Buffalo Bills ke Super Bowl empat kali berturut-turut (1991-1994). Sayangnya, mereka kalah di setiap pertandingan tersebut. Dallas Cowboys yang dipimpin quarterback Troy Aikman dan running back Emmit Smith memenangkan Super Bowl pada tahun 1993, 1994, dan 1996. Pada masa ini muncul banyak pemain offense yang hebat, seperti Barry Sanders dari Detroit Lions, Dan Marino dari Miami Dolphins, Steve Young dari San Francisco 49ers, dan John Elway dari Denver Broncos. Barry Sanders menjadi running back pertama yang berlari sebanyak 1000 yard selama 10 tahun berturut-turut (1989-1998). Dan Marino menjadi quarterback dengan passing yard paling banyak sepanjang sejarah NFL. Steve Young memimpin NFC dengan jumlah passing yard terbanyak selama lima musim, dan memenangkan Super Bowl pada tahun 1995. John Elway membawa Denver Broncos ke lima pertandingan Super Bowl. Setiap pemain ini pensiun di akhir dekad 1990. 

Abad ke 21

Televisi dan internet menjadi alat penyampaian NFL ke dunia. Internet memungkinkan siapa saja melihat berita NFL dan menonton pertandingan NFL dengan bebas. Internet bisa menyebarkan NFL ke negara-negara lain di dunia. Oleh karena itu, internet sangat penting untuk perkembangan NFL.
NFL sekarang menjadi liga olahraga paling populer di negara Amerika Serikat. Hal ini disebabkan oleh usaha pengurus-pengurus liganya sejak liga NFL pertama kali dibentuk. NFL memang bukan olahraga terpopuler di dunia, tetapi setidaknya sudah dikenal di beberapa negara lain. Perkembangan NFL ke depannya termasuk perkembangan menjadi liga internasional seperti FIFA. Perjalanan NFL untuk menjadi olahraga paling populer di dunia masih panjang, tetapi bukan tidak mungkin.

Sumber:
http://nflfootballhistory.net/begin.htm
http://www.mmbolding.com/BSR/CFL_NFL_NFL_History.htm
http://en.wikipedia.org/wiki/National_Football_League
www.nfl.com/history
www.pro-football-reference.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar